Saat cuaca mulai dingin, sudahkah Anda menyiapkan pemanas parkir?
Dengan datangnya bulan November, suhu turun di seluruh negeri, terutama di wilayah utara yang memiliki kondisi musim dingin yang ekstrem, di mana suhu bisa mencapai serendah -10°C atau bahkan -20°C. Setelah semalaman di luar, mobil bisa terasa seperti lemari es, bahkan kaca depan pun tertutup embun beku. Pemanas parkir memanaskan mesin terlebih dahulu sebelum dinyalakan, memberikan suhu konstan untuk kendaraan, memastikan interior yang hangat dan nyaman.
Panduan Memilih Pemanas Parkir
Pemanas parkir adalah perangkat pemanas di dalam kendaraan yang beroperasi secara independen dari mesin mobil. Alat ini menyediakan pemanasan awal untuk mesin dan kabin dalam kondisi dingin di musim dingin, meningkatkan kinerja start-up mesin dan kenyamanan kabin.
Pemanas parkir umumnya dikategorikan berdasarkan media pemanas (pemanas berbasis air dan pemanas berbasis udara), berdasarkan jenis bahan bakar (pemanas bensin dan pemanas diesel), dan berdasarkan desain (unit terintegrasi dan unit terpisah).
Umumnya, pemanas udara diesel lebih disukai untuk truk besar dan mesin konstruksi, sedangkan pemanas air bensin lebih umum digunakan untuk mobil keluarga.
Keunggulan Pemanas Parkir Holicen
Tenaga Tinggi, Konsumsi Bahan Bakar Rendah
Dengan daya pemanas 8000W, model ini menghemat bahan bakar hingga 30% lebih banyak dibandingkan generasi sebelumnya. Selama satu setengah bulan penggunaan, penghematan bahan bakar pada dasarnya dapat menutupi biaya pemanas itu sendiri.
Bodi Aluminium Cor Presisi yang Dikembangkan Secara Independen
Casing logam yang dipertebal untuk daya tahan, dengan perhatian cermat pada struktur internal untuk pembuangan panas yang merata, konduktivitas termal yang cepat, dan ketahanan terhadap penuaan.
Chip Pintar untuk Pengoperasian yang Aman dan Bebas Khawatir
Kontrol dari jarak hingga 200 meter hanya dengan satu tombol untuk perjalanan yang nyaman. Layar LCD dan perintah suara memberikan pemantauan secara real-time, dengan rentang suhu yang dapat disesuaikan dan secara otomatis dipertahankan antara 18-35°C.
Mode Senyap untuk Pengoperasian Stabil dan Rendah Kebisingan
Mode rendah kebisingan yang unik memastikan pengoperasian stabil jangka panjang pada desibel rendah, sangat tahan benturan, dan sempurna untuk istirahat dan bekerja tanpa gangguan.
Lokasi Pemasangan Pemanas yang Direkomendasikan
Truk:Pemanas dapat dipasang di ruang kaki sisi penumpang, di belakang dinding belakang kabin, di bawah jok pengemudi, atau di dalam kotak perkakas.
Sedan, Van, atau Bus Penumpang Besar:Idealnya, pemanas harus dipasang di kompartemen penumpang atau bagasi. Jika hal ini tidak memungkinkan, pemanas dapat dipasang di bawah sasis kendaraan, dengan perlindungan yang memadai terhadap cipratan air.
Lokasi Pemasangan di dalam RV:Pemanas dapat ditempatkan di ruang kaki penumpang, di antara kursi pengemudi dan penumpang, di bawah sasis RV, atau di bawah kompartemen penyimpanan.
Mesin Konstruksi:Pemanas dapat dipasang di dalam kompartemen kursi pengemudi, di sandaran tangan belakang kabin, atau di dalam kotak pelindung.
Tindakan pencegahan pemasangan pemanas
- Setelah pemasangan awal pemanas, pastikan semua udara dikeluarkan dari saluran bahan bakar agar pipa bahan bakar terisi penuh.
- Sebelum menggunakan pemanas, periksa dengan cermat semua sirkuit dan sambungan untuk memastikan tidak ada kebocoran dan keamanan. Jika terdapat asap yang tidak biasa dan berkepanjangan, suara bising selama pembakaran, atau bau bahan bakar, segera matikan pemanas.
- Sebelum setiap musim pemanasan, periksa dan lakukan perawatan berikut: Jika pemanas parkir tidak digunakan dalam jangka waktu lama, jalankan sekali sebulan selama minimal 10 menit untuk mencegah masalah mekanis.
-
- A) Periksa apakah ada korosi atau sambungan yang longgar pada kabel.
- B) Pastikan saluran masuk udara dan saluran buang tidak tersumbat atau rusak.
- C) Periksa apakah ada kebocoran pada saluran bahan bakar.
- Lubang masuk dan keluar udara pada pemanas harus tetap bebas dari halangan dan kotoran agar saluran udara tetap bersih dan terhindar dari panas berlebih.
- Saat menyambungkan daya, pastikan kabel daya positif pemanas diambil dari baterai dan dihubungkan ke ground dengan benar untuk melindungi pengontrol.
- Umumnya, pemanas dipasang di dekat kabin pengemudi. Posisikan pipa knalpot sejauh mungkin dari kabin untuk menghindari masuknya karbon monoksida, dan arahkan lubang keluar knalpot ke belakang untuk mencegah gas berbahaya masuk ke dalam kabin.
- Saat menggunakan pemanas, selalu biarkan jendela sedikit terbuka untuk memungkinkan sirkulasi udara segar dan mencegah penumpukan karbon monoksida.
Waktu posting: 15 November 2024



